PONTIANAK, Lensa Indonesia ID - Sepanjang bulan Agustus 2026, tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni terus melakukan operasi pemadaman dan pendinginan terhadap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kubu Raya.
Fokus penanganan diarahkan pada lahan gambut yang rawan terbakar kembali. Kapolres Kubu Raya melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa penanganan karhutla menjadi prioritas utama mengingat Bandara Internasional Supadio merupakan objek vital nasional yang harus bebas dari gangguan kabut asap.
Sementara itu, BMKG mencatat kondisi cuaca di wilayah perairan Kubu Raya didominasi berawan tebal dengan suhu 28°C dan kelembapan 76%. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan potensi terjadinya karhutla.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika menemukan titik api.
Sumber: http://BMKG.go.id, http://Liputan6.com, http://Gatra.net, http://Aksi.id/Antara
0 komentar:
Posting Komentar